Geology Course

Formation Evaluation & Geomechanic Concept Wellbore Stability

Memberikan pemahaman terpadu kepada peserta mengenai dasar-dasar evaluasi formasi, sifat batuan dan fluida, serta konsep geomekanika yang diperlukan untuk menilai dan menjaga stabilitas lubang sumur. Peserta akan mempelajari cara menginterpretasi log, mengevaluasi kualitas reservoir, membangun model geomekanika, serta menerapkan analisis stabilitas lubang sumur pada skenario pengeboran dan produksi yang nyata.

Dirancang untuk:

  • ⁠Petrophysicists yang membutuhkan integrasi yang lebih kuat dengan geomekanika
  • Drilling Engineers yang bekerja dengan model sifat batuan dan integritas formasi
  • Reservoir Engineers yang bekerja dengan model sifat batuan dan integritas formasi
  • Geologists/Geoscientist yang terlibat dalam karakterisasi reservoir dan interpretasi struktur
  • Completion Engineer yang menangani pengendalian pasir dan integritas mekanik

 

Profesional muda atau engineer baru di bidang perminyakan yang ingin mempelajari dasar-dasar evaluasi formasi dan geomekanika

Course Info
Discipline

A. Geology Course/Petroleum Geology

Durasi

3 Hari

Level

Skilled

Delivery Mechanism

Classroom

Deliverables
Meeting Room
Sertifikat
Instruktur Profesional
Makanan Konsumsi
Modul Pelatihan
Agenda

HARI 1 – Dasar-Dasar Evaluasi Formasi

Sesi 1: Pengantar Evaluasi Formasi

  • Prinsip dasar dan alur kerja
  • Data Wireline vs LWD
  • Gambaran umum properti reservoir (porositas, permeabilitas, saturasi)
  • Interpretasi cepat (quick-look)

Sesi 2: Sifat Batuan dan Fluida Reservoir

  • Identifikasi litologi
  • Sifat listrik (Archie, Waxman-Smits)
  • Penentuan jenis fluida (minyak, gas, air)
  • Konsep rock typing dan flow unit

Sesi 3: Log Sumur Utama untuk Evaluasi Formasi

  • Gamma Ray (GR)
  • Log resistivitas
  • Porositas densitas-neutron
  • Sonic log
  • NMR (topik lanjutan opsional)

Latihan Praktik

  • Interpretasi log dasar
  • QC cepat pada kurva log

HARI 2 – Dasar-Dasar Geomekanika

Sesi 1: Pengantar Geomekanika

  • Apa itu geomekanika dan mengapa penting
  • Komponen tegangan in-situ
  • Konsep tegangan efektif
  • Dasar tekanan pori

Sesi 2: Sifat Mekanik Batuan

  • Modulus elastis statik vs dinamik
  • Modulus Young, Rasio Poisson
  • UCS (Unconfined Compressive Strength)
  • Estimasi kekuatan tarik
  • Penurunan sifat mekanik

Sesi 3: Membangun Model Geomekanika 1D (1D MEM)

  • Kebutuhan data input (log, uji, seismik)
  • Metode prediksi tekanan pori
  • Perhitungan tegangan overburden
  • Kalibrasi sifat mekanik
  • Pembuatan profil tegangan

Latihan Praktik

  • Membangun model geomekanika 1D sederhana dari data log yang disediakan

HARI 3 – Konsep Stabilitas Lubang Sumur

Sesi 1: Mekanisme Kegagalan Lubang Sumur

  • Kegagalan geser (breakout)
  • Kegagalan tarik (fracture)
  • Pembersihan lubang vs kegagalan mekanik
  • Pengaruh berat lumpur dan praktik pengeboran

Sesi 2: Analisis Stabilitas Lubang Sumur

  • Kriteria kegagalan Mohr-Coulomb
  • Envelope kegagalan geser dan tarik
  • Transformasi tegangan di sekitar lubang sumur
  • Perhitungan Safe Mud Weight Window
  • Pengaruh lintasan dan inklinasi sumur

Sesi 3: Log dan Data untuk Stabilitas Lubang Sumur

  • Interpretasi caliper log
  • Dipole sonic
  • Image log (FMI, UBI) untuk identifikasi breakout/fraktur
  • Penggunaan parameter pengeboran (ROP, torque, ECD)

Latihan Praktik

  • Perhitungan mud weight window
  • Identifikasi breakout menggunakan sampel image log

HARI 4 – Integrasi: Evaluasi Formasi + Geomekanika + Operasi

Sesi 1: Integrasi Evaluasi Formasi dengan Geomekanika

  • ⁠  ⁠Linking porosity, lithology, UCS, and stress
  • ⁠  ⁠⁠SHF & saturation impact on rock strength
  • ⁠  ⁠⁠Petrophysical indicators of weak formations

Sesi 2: Aplikasi Operasional

  • Pertimbangan desain casing
  • Prediksi produksi pasir (berbasis geomekanika)
  • Dasar geomekanika fraktur dan completion
  • Pengeboran melalui formasi terdeplesi
  • Strategi pengeboran dengan narrow window

Sesi 3: Studi Kasus

  • Ketidakstabilan lubang sumur saat pengeboran
  • Tantangan geomekanika deepwater
  • Perilaku stabilitas karbonat vs klastik
  • Kasus lapangan nyata: pemodelan ketidakstabilan shale

Latihan Praktik Akhir

  • Alur kerja lengkap:
    - Interpretasi log →
    - Membangun 1D MEM →
    - Melakukan analisis stabilitas lubang sumur →
    - Memberikan rekomendasi berat lumpur dan rencana operasi
Tentang Trainer

Trainer kami adalah Senior Konsultan Wellsite Geologist dengan pengalaman luas dalam proyek pengeboran darat (onshore) dan lepas pantai (offshore) selama kurang lebih 28 tahun, mencakup kegiatan appraisal, delineasi, dan pengembangan sumur. Lulusan Geologi/Geofisika UPN Veteran Yogyakarta ini memiliki keahlian mendalam dalam interpretasi electric log, evaluasi petrofisika, supervisi wellsite (LWD/MWD, mudlogging, wireline & coring), serta penyusunan prognosis sumur hingga laporan akhir sumur (End of Well Report). Berpengalaman menangani berbagai jenis reservoir—baik klastik maupun karbonat—di sejumlah cekungan besar di Indonesia dan kawasan regional, beliau juga aktif dalam kegiatan coaching dan mentoring terkait wellsite geology dan analisis petrofisika.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi administrator kami