GIS: Analisis Geospasial untuk Eksplorasi Perminyakan
Pelatihan ini ditujukan bagi peserta yang masih baru atau belum pernah mengenal GIS (Sistem Informasi Geografis). Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membuat, mengolah, mengelola, dan menganalisis data spasial atau peta digital sesuai dengan standar geodesi dan kartografi. Selain itu, peserta juga akan mampu menerapkan metode GIS dalam bidang eksplorasi perminyakan.
B. Kursus Geofisika / Interpretasi Seismik
4 Hari
Terampil
Tatap muka (kelas)
Hari 1
Pengantar Sistem Informasi Geografis (GIS)
- Dasar-dasar pemetaan: aspek dasar geodesi dan kartografi
- Membaca peta: proyeksi dan koordinat
- Dasar/teori/prinsip GIS: pengenalan konsep data spasial dan basis data geospasial
Hari 2
Praktik Dasar GIS Pengenalan struktur dasar GIS
- Tab dan toolbar
- Peta dan layout
- Toolbox
Manajemen data geospasial
- Pembuatan proyek peta
- Katalog
- Shapefile dan geodatabase
- Tabel atribut
Pembuatan data geospasial
- Georeferensi citra
- Pembuatan shapefile/feature class
- Digitalisasi
- Editing
- Input data atribut
- Query basis data
Desain peta
- Simbologi
- Label
- Grafik
- Layout: grid/graticule dan kartografi peta
Alat analisis geospasial dasar
- Geoprocessing / Toolbox: Spatial Analyst, 3D Analyst, dll
- Analisis fitur data geospasial
- Perhitungan luas dan keliling, plotting data survei (koordinat/GPS)
Hari 3
Pengenalan GIS dalam eksplorasi perminyakan
- Pengetahuan dasar
- Pengenalan data dasar terkait eksplorasi perminyakan dalam GIS:
Batas blok
Batas cekungan
Lapangan minyak dan gas
Prospek dan lead
Lokasi dan informasi sumur
Jalur seismik
Peta EOD/GDE
Elemen sistem perminyakan (charge, reservoir, trap) - Pengunduhan / pengumpulan database
- Integrasi database
Persiapan data untuk eksplorasi perminyakan
- Pemanfaatan tools georeferensi
- Pemetaan poligon elemen sistem perminyakan dasar
- Penggunaan tools Clip, Merge, dan Union untuk pembuatan poligon
- Input nilai data poligon
- Simbologi poligon berdasarkan data input
- Konfigurasi label berdasarkan data input
Hari 4
Studi Kasus GIS untuk Eksplorasi Perminyakan
- Penggunaan Geoprocessing (Intersect Tool)
Pembuatan peta Play Chance (trap, seal, reservoir, charge, source rock)
Pembuatan peta Play Chance (trap, seal, reservoir, charge, source rock) - Composite & Total Chance
Pembuatan peta Composite Common Risk Segment
Pembuatan peta Total Chance - Kesimpulan dan diskusi
Pemetaan Composite Common Risk Segment (CCRS)
Instruktur memiliki pengalaman profesional yang luas dalam bidang Sistem Informasi Geografis (GIS) dan industri perminyakan. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam konsultasi dan pelatihan GIS, ia telah menangani berbagai proyek analisis spasial di berbagai sektor, seperti pengelolaan lingkungan dan kehutanan, minyak dan gas, pertambangan batubara, perencanaan kota oleh pemerintah, kawasan konservasi, hingga pengelolaan limbah radioaktif, dengan menggunakan berbagai perangkat lunak GIS tingkat lanjut. Selain itu, ia memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri perminyakan sebagai Geolog Eksplorasi dan New Ventures, dengan keahlian kuat dalam Play-Based Exploration. Keahliannya mencakup pembuatan peta EOD/GDE, Play Chance, Prospect Success Ratio, serta Composite Common Risk Segment (CCRS). Ia juga telah menghasilkan peta Yet-To-Find (YTF) untuk pemeringkatan blok dan melakukan penilaian sistem perminyakan di berbagai cekungan di Indonesia menggunakan analisis berbasis GIS.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi administrator kami