Drilling Course

Drilling Project Risk Management

Tujuan utama dari seri kedua pelatihan manajemen risiko ini adalah untuk menyoroti isu-isu kritis dalam manajemen proyek dan risiko yang terkait dengan proyek pengeboran sumur, guna mencapai misi proyek yaitu memberikan nilai secara aman, bertanggung jawab, dan efisien.Pada akhir pelatihan, peserta diharapkan:Memahami isu-isu utama dan prinsip-prinsip dalam manajemen proyek Memahami tantangan, pilihan, serta kompromi yang diperlukan dalam kegiatan pengeboran sumur Mampu menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam praktik sebagai bagian dari tim proyek untuk mengoptimalkan pengelolaan proyek sumur Mampu mengidentifikasi serta mengelola risiko untuk memaksimalkan nilai proyek

Melalui pemahaman proses manajemen proyek sumur, mulai dari evaluasi prospek hingga operasi dan penutupan proyek, peserta akan mengembangkan keterampilan kunci yang dibutuhkan untuk melakukan pengeboran di berbagai kondisi lingkungan.

Informasi Kursus
Disiplin

E. Drilling Course/Drilling Technology

Durasi

3 Hari

Level

Terampil

Metode Penyampaian

Tatap muka (kelas)

Jadwal
Agenda

Hari 1

Prinsip Manajemen Proyek Sumur dan Manajemen Risiko

  • Prinsip Manajemen Proyek:
    • Stage Gate Process: bagaimana proses ini digunakan untuk menciptakan nilai melalui pengambilan keputusan yang tepat pada waktu yang tepat, optimalisasi sumber daya, serta memastikan hasil sesuai dengan misi
    • Perbandingan biaya vs nilai: memahami perbedaan antara harga, biaya, dan nilai
    • Sistem manajemen: bagaimana standar ditetapkan, perubahan dikelola, kepatuhan dijaga, serta pembelajaran dilakukan
    • Pemilihan tim: memastikan tim memiliki kompetensi yang memadai, serta pemangku kepentingan utama teridentifikasi dan terkelola dengan baik
  • Tinjauan prinsip manajemen risiko: bahaya, risiko, ketidakpastian, variabilitas, dan manajemen risiko

Pada hari pertama, akan dibahas definisi manajemen proyek dalam konteks pengeboran serta keterkaitannya dengan manajemen risiko.

Manajemen Proyek:

  • Rencana proyek: kejelasan misi, tujuan, dan nilai
  • Estimasi waktu dan biaya: memahami dan mempertimbangkan ketidakpastian dalam estimasi yang realistis
  • Manajemen perubahan: tantangan dalam memastikan nilai melalui pengambilan keputusan (bukan sekadar mengikuti decision tree)
  • Kontrak: pemilihan metode kontrak yang tepat untuk berbagai layanan dan material
  • Rantai pasok, logistik, dan basis operasi: memastikan material dan layanan tersedia tepat waktu dengan biaya efektif
  • Manajemen keuangan: pendanaan dan akuntansi
  • Tinjauan manajemen: memastikan audit dan koordinasi manajemen mendukung pelaksanaan proyek secara aman dan bertanggung jawab

Hari kedua akan berfokus pada aspek penting dalam perencanaan proyek pengeboran, yaitu perencanaan sumber daya, estimasi waktu dan biaya, kontrak, serta rantai pasok.

Hari 2

Pemantauan Progres, Perencanaan Sumur, dan Operasi

  • Perangkat lunak manajemen proyek sumur dan KPI: pemantauan proyek menggunakan indikator berbasis nilai; mencakup laporan manajemen, perbaikan berkelanjutan, benchmarking, batas teknis, dan KPI
  • Progres tugas dan penutupan fase: memastikan identifikasi dini terhadap potensi perbedaan waktu atau biaya agar dapat dilakukan pengambilan keputusan berbasis nilai
  • Perencanaan sumur – kebutuhan data pra-pengeboran: survei lokasi dan analisis bahaya dangkal sebagai dasar keberhasilan proyek
  • Pemilihan rig: berdasarkan tipe hull, sistem penahan posisi, generasi, kondisi pasar, kompetensi kru, dan sistem manajemen
  • Desain riser dan conductor serta bahaya dangkal: konstruksi sumur pada bagian awal (top hole)
  • Program casing dan jendela densitas lumpur: pengaruhnya terhadap desain sumur serta bagaimana pengelolaannya

Hari ketiga akan berfokus pada aspek teknis perencanaan proyek pengeboran, seperti kebutuhan data pra-pengeboran, pemilihan rig, dan desain teknik lainnya.

Manajemen Operasi dan Penerapan Manajemen Risiko

  • Rencana kontinjensi: memastikan rencana lengkap dan relevan
  • Tanggap darurat: memastikan elemen keempat dari keselamatan proses berjalan dengan baik
  • Manajemen operasi: penerapan pengambilan keputusan, batas teknis, dan komunikasi pada tahap eksekusi proyek
  • Penerapan alat manajemen risiko: penggunaan berbagai metode untuk mengelola risiko sepanjang proyek
  • Tinjauan kejadian besar: pembelajaran dari insiden, analisis, dan faktor kunci yang perlu diperhatikan

Hari keempat akan berfokus pada perencanaan kontinjensi dan redundansi, pembahasan keselamatan proses, serta gambaran prinsip manajemen operasi.

Hari 3

Faktor Keberhasilan Proyek Sumur

  • Faktor keberhasilan proyek: sumber nilai, pengembangan keterampilan, serta faktor kunci keberhasilan proyek
  • Faktor manusia dalam proyek sumur: peran penting faktor manusia dalam keberhasilan proyek dan pengelolaan risiko, mencakup:Kesadaran situasional Pengambilan keputusan Kompetensi Ketelitian dalam bekerja (“meluangkan waktu untuk melakukan dengan benar”) Manajemen perubahan Komunikasi
  • Latihan akhir: membangun dasar untuk penerapan berkelanjutan prinsip manajemen proyek dan risiko pada proyek selanjutnya
  1. Pada hari terakhir, peserta akan mempelajari bagaimana mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan pengeboran berdasarkan perencanaan yang tepat dari hari-hari sebelumnya. Selain itu, juga akan dibahas elemen perbaikan berkelanjutan dalam proyek pengeboran.
Peserta

Pelatihan Drilling Project Risk Management ditujukan untuk pengelolaan sumber daya dalam operasi pengeboran yang sedang berjalan maupun yang direncanakan. Program ini juga sesuai untuk:Engineer pengeboran berpengalaman Superintendent pengeboran Supervisor pengeboranPeserta diharapkan memiliki dasar pengetahuan dalam teknik pengeboran dan perencanaan sumur. Pengalaman tambahan dalam operasi pengeboran akan sangat membantu dalam memahami konsekuensi dari berbagai bahaya yang mungkin terjadi.Sebagai prasyarat, disarankan telah mengikuti pelatihan Introduction to Risk, Uncertainties and Risk Management (RM1).

Tentang Trainer

Seorang profesional berpengalaman tinggi di industri minyak dan gas dengan keahlian kuat dalam teknik pengeboran, konstruksi sumur, pengujian sumur, serta operasi lapangan migas.Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di perusahaan jasa dan operator, trainer telah terlibat dalam perencanaan dan pengeboran puluhan sumur, termasuk operasi kompleks seperti:Floater drilling Extended Reach Drilling (ERD) 3D Lingkungan HPHT (High Pressure High Temperature) Managed Pressure Drilling (MPD)Pengalaman profesional juga mencakup keterlibatan dalam proyek global serta kolaborasi dengan perusahaan energi internasional besar seperti Caltex, Qatar Gas, OXY, Ras Gas, Talisman, Total, Encana, dan Maersk.Selain pengalaman praktis yang kuat, trainer memiliki latar belakang akademis di bidang teknik perminyakan serta gelar MBA. Ia juga berkontribusi dalam penelitian eksperimental dan publikasi selama studi di Texas A&M University, mencerminkan keseimbangan antara keahlian industri dan akademik.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi administrator kami