Geomodelling Course

Static 3D Modelling in Clastics & Carbonates Depositional Environment

Tujuan pelatihan 3D Modelling ini adalah untuk memperkenalkan para geolog dan insinyur perminyakan terhadap teknik-teknik yang digunakan dalam karakterisasi reservoir hidrokarbon, dengan fokus khusus pada pembangunan model statik 3D, terutama pada lingkungan pengendapan klastik. Peserta akan mempelajari data yang dibutuhkan serta proses yang harus diikuti dalam melakukan pemodelan statik 3D, khususnya pada lingkungan pengendapan klastik. Instruktur akan menguraikan dan menjelaskan prosedur pemodelan statik 3D serta menggunakan studi kasus dan latihan untuk mengilustrasikan poin-poin utama.

Course Info
Discipline

Geomodelling Course/Petroleum Geomodelling

Duration

4 days

Level

Advanced

Delivery Mechanism

Classroom + Online

Jadwal
Agenda
Hari 1
Overview, Pengantar Geomodelling dan Geostatistik:
  • Pengantar geomodeling (integrasi data geologi, geofisika, petrofisika, dan RE)
  • Tinjauan statistik deskriptif dan inferensial, analisis data, serta transformasi data
  • Geostatistik, stasioneritas, dan konsep heterogenitas spasial; perhitungan variogram, pengaturan dan pemodelan; anisotropi, analisis arah, dan cross-variogram
  • Lokasi tidak tersampel dan metode estimasi (simple – ordinary – universal kriging, co-kriging, collocated co-kriging) serta metode simulasi (TGS, SIS, Object-based, SGS, dll.)
Overview Pemodelan Struktur dan Model Konseptual Geologi:
  • Jaringan patahan (struktur kompleks, reverse fault, banyak patahan; truncation patahan, dll.)
  • Horizon terinterpretasi vs. horizon terhitung; pemodelan horizon dan penyaringan data
  • Truncation horizon dan onlapping
  • Zonasi dan layering (koreksi isokor)
  • Konsep grid 3D (pillar, non-pillar, zone, subgrid, staircase, dll.)
  • Tinjauan geologi konseptual karbonat, lingkungan pengendapan, dan kualitas reservoir
  • Interpretasi fasies (interpretasi core, kalibrasi log-core, interpretasi fasies pada sumur tanpa core, dll.)
Hari 2
Workshop: Pemodelan Struktur, Data Loading, QC dan Pemodelan Fault:
  • Loading data struktur (horizon dan fault sticks/picks)
  • QC data struktur, pembersihan dan filtering
  • Membangun pemodelan struktur terintegrasi (model fault dan model horizon)
  • Pembuatan zonasi berdasarkan pick sequence stratigraphy
  • Konstruksi dan optimasi grid 3D (ukuran dan orientasi grid) untuk menghasilkan model struktur stabil
  • Optimasi ketebalan sel grid 3D serta menjaga karakteristik statistik dan fitur geologi; pengaturan layering karbonat dengan dan tanpa overprint diagenetik
Workshop: Korelasi Sequence Stratigraphy:
  • Identifikasi permukaan parasequence dan system tracts
  • Korelasi berbasis kandungan argilaceous pada reservoir karbonat dan korelasi sequence stratigraphy
  • Identifikasi overprint diagenetik pada resolusi log/sel dan dampaknya pada model 3D
  • Kombinasi proses argilaceous dan diagenetik dalam korelasi log dengan menjaga heterogenitas geologi
Workshop: Variogram dan Pemodelan Fasies/Jenis Batuan:
  • Interpretasi litofasies, resolusi skala grid, dan asosiasi fasies vertikal
  • Kalibrasi core–log untuk menghasilkan kelompok fasies genetik pada sumur; interpretasi fasies pada sumur tanpa core
  • Teknik Object-based dan SIS dalam pemodelan fasies genetik
  • Analisis data dan fraksi volume; penerapan analisis fraksi volume dalam pemodelan fasies
  • Pemodelan fasies genetik dengan teknik konseptual dan panduan seismik
Workshop: Pemodelan Fasies/Jenis Batuan (RFN, RQI/FZI):
  • Rock typing berbasis petrofisika (berbasis porositas, porositas-Sw, dan porositas-permeabilitas)
  • Perhitungan RFN dan klasifikasi rock typing berdasarkan data core dan log (jika tersedia)
  • Perhitungan RQI/FZI dan klasifikasi rock typing berdasarkan data core dan log (jika tersedia)
  • Pemodelan rock type dengan teknik SIS bias terhadap model fasies, dengan dan tanpa atribut seismik
  • Kombinasi model rock type dengan overprint diagenetik karbonat (jika ada)
  • Pemilihan model rock type yang sesuai
Hari 3
Workshop: Pemodelan Properti Vshale, PHI dan NTG:
  • Import data log dan QC
  • Pemodelan Vshale; upscaling log dengan/ tanpa bias rock type, analisis dan transformasi data, pengaturan variogram, serta teknik SGS dengan atribut seismik
  • Pemodelan porositas; upscaling log bias terhadap rock type, analisis dan transformasi data, variogram tiap rock type, serta teknik SGS dengan/ tanpa atribut seismik
  • Dilema konsep NTG, penentuan dan cut-off; apakah NTG perlu dimodelkan
Workshop: Pemodelan Properti Permeabilitas dan Sw:
  • Import data log dan QC
  • Cross plot porositas–permeabilitas dan transformasi model permeabilitas
  • Perhitungan multiplier permeabilitas berdasarkan well test KH dan kalibrasi model permeabilitas
  • Perhitungan Sw berdasarkan Pc (fungsi Leverett-J), penentuan FWL dan kontak berdasarkan MDT/RFT
  • Perhitungan Sw dalam model grid 3D
Hari 4
Volumetrik dan Ketidakpastian:
  • Perhitungan volumetrik
  • Metode SKK Migas pada perhitungan volume (P1, P2, P3 berdasarkan well test) dan kategori risked volume
  • Pengaturan ketidakpastian; nomor seed, kontak fluida, rentang petrofisika, dll.
  • Analisis ketidakpastian Monte Carlo dan sensitivitas
  • Penyajian ketidakpastian dan sensitivitas model
Diskusi dan Tanya Jawab:
  • Validasi model; visual dan statistik (histogram dan variogram data vs. model)
Audience

Pelatihan Static 3D Modelling in Clastics Depositional Environment ditujukan bagi geosaintis dan insinyur perminyakan yang bertanggung jawab melakukan studi reservoir secara komprehensif. Prasyarat: Latar belakang teknik perminyakan atau geosains dengan pengalaman dalam studi reservoir.

Tentang Trainer

Trainer memiliki pengalaman internasional selama 20 tahun di industri minyak dan gas sebagai spesialis Geomodeling/Development Geology. Mampu menggunakan aplikasi geosains dari Schlumberger, Halliburton, dan Roxar untuk menghasilkan analisis dan interpretasi geosains yang kuat. Keahlian meliputi sedimentologi dan stratigrafi sekuens, pemodelan geologi dan geostatistik (deterministik hingga stokastik), pemodelan struktur, fasies, properti, upscaling, volumetrik, ketidakpastian hingga perencanaan sumur, pemodelan fracture, karakterisasi reservoir, dan analisis risiko pada reservoir siliciclastic dan karbonat. Memiliki pemahaman baik mengenai teknik perminyakan dan ekonomi perminyakan, termasuk field development plan, produksi, dan dukungan operasional. Berpengalaman dalam mengajar dan membimbing pelatihan (development geology, geomodeling, dan geostatistik).

Terms & Conditions

Pelatihan Static 3D Modelling in Clastics Depositional Environment ini akan diselenggarakan beberapa kali di Indonesia sepanjang tahun 2022 dengan jumlah peserta minimum 5 orang dan maksimum 15 orang.

Fasilitas yang diperoleh selama pelatihan meliputi:

  • Modul pelatihan
  • Sertifikat pelatihan
  • Ruang kelas nyaman & training kit (jika offline)
  • Rekaman pelatihan (jika online)
Klik tombol Register sesuai tanggal pilihan Anda untuk mengikuti pelatihan ini!

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi administrator kami