
Dengan pengalaman langsung pada proyek di Cekungan Ombilin, GTN menghadirkan wawasan praktis bawah permukaan melalui program analog berbasis lapangan yang mengintegrasikan geologi, geomekanika, dan evaluasi risiko penyimpanan.
Di bawah ini adalah lokasi-lokasi terpilih di Indonesia yang menyediakan analog geologi yang kuat untuk implementasi CCS/CCUS.
Tema: Lacustrine–Fluvial Sandstone Storage & Structural Containment in a Rift Basin
Pengalaman CCS GTN berakar di Cekungan Ombilin, di mana suksesi syn-rift berumur Eosen yang tebal menyediakan interval potensial untuk penyimpanan di bawah unit penutup regional.
Program ini mencerminkan pengalaman langsung GTN dalam evaluasi cekungan untuk CCS.
Tema: Depleted Gas Fields & Saline Aquifer Storage Potential
Sistem klastik Oligo–Miosen (misalnya ekuivalen Talang Akar) menyediakan potensi akuifer salin berkapasitas besar.
Tema: Multi-Reservoir Storage in Mixed Clastic–Carbonate Systems
Reservoir batupasir berumur Miosen dan serpih laut regional menyediakan geometri penjebakan (containment) yang sangat baik.
Tema: Thick Deltaic Sandstone Packages for Large-Scale Storage
Batupasir dalam di Cekungan Kutai yang tersebar secara regional merepresentasikan akuifer air asin dengan kapasitas penyimpanan yang tinggi.
Konsep strategi pemantauan (kerangka MMV: Measurement, Monitoring, and Verification)
Tema: CO₂ Storage in Fractured Carbonate & Structural Highs
Reservoir karbonat memiliki tantangan khusus dalam hal penahanan (containment) dan migrasi plume.
Potensi penyimpanan mineral jangka panjang (long-term mineral trapping).
Peserta akan memperoleh pemahaman terapan mengenai:

Keberhasilan CCS tidak hanya bergantung pada volumetrik, tetapi juga pada:
Pemahaman geologi berbasis lapangan mengurangi ketidakpastian bawah permukaan sebelum jutaan dolar diinvestasikan dalam infrastruktur injeksi.