Hari 1
Prinsip Manajemen Proyek Sumur dan Manajemen Risiko
Tinjauan prinsip manajemen risiko: bahaya, risiko, ketidakpastian, variabilitas, dan manajemen risiko
Pada hari pertama, akan dibahas definisi manajemen proyek dalam konteks pengeboran serta keterkaitannya dengan manajemen risiko.
Manajemen Proyek:
- Rencana proyek: kejelasan misi, tujuan, dan nilai
Estimasi waktu dan biaya: memahami dan mempertimbangkan ketidakpastian dalam estimasi yang realistis
- Manajemen perubahan: tantangan dalam memastikan nilai melalui pengambilan keputusan (bukan sekadar mengikuti decision tree)
- Kontrak: pemilihan metode kontrak yang tepat untuk berbagai layanan dan material
- Rantai pasok, logistik, dan basis operasi: memastikan material dan layanan tersedia tepat waktu dengan biaya efektif
- Manajemen keuangan: pendanaan dan akuntansi
Tinjauan manajemen: memastikan audit dan koordinasi manajemen mendukung pelaksanaan proyek secara aman dan bertanggung jawab
Hari kedua akan berfokus pada aspek penting dalam perencanaan proyek pengeboran, yaitu perencanaan sumber daya, estimasi waktu dan biaya, kontrak, serta rantai pasok.
Hari 2
Pemantauan Progres, Perencanaan Sumur, dan Operasi
- Perangkat lunak manajemen proyek sumur dan KPI: pemantauan proyek menggunakan indikator berbasis nilai; mencakup laporan manajemen, perbaikan berkelanjutan, benchmarking, batas teknis, dan KPI
- Progres tugas dan penutupan fase: memastikan identifikasi dini terhadap potensi perbedaan waktu atau biaya agar dapat dilakukan pengambilan keputusan berbasis nilai
- Well planning – Pre-drill data requirements: the site survey and shallow hazard analysis, and how this sets the stage for success
- Pemilihan rig: berdasarkan tipe hull, sistem penahan posisi, generasi, kondisi pasar, kompetensi kru, dan sistem manajemen
- Desain riser dan conductor serta bahaya dangkal: konstruksi sumur pada bagian awal (top hole)
- Program casing dan jendela densitas lumpur: pengaruhnya terhadap desain sumur serta bagaimana pengelolaannya
Hari ketiga akan berfokus pada aspek teknis perencanaan proyek pengeboran, seperti kebutuhan data pra-pengeboran, pemilihan rig, dan desain teknik lainnya.
Manajemen Operasi dan Penerapan Manajemen Risiko
- Rencana kontinjensi: memastikan rencana lengkap dan relevan
- Tanggap darurat: memastikan elemen keempat dari keselamatan proses berjalan dengan baik
- Manajemen operasi: penerapan pengambilan keputusan, batas teknis, dan komunikasi pada tahap eksekusi proyek
- Penerapan alat manajemen risiko: penggunaan berbagai metode untuk mengelola risiko sepanjang proyek
- Tinjauan kejadian besar: pembelajaran dari insiden, analisis, dan faktor kunci yang perlu diperhatikan
Hari keempat akan berfokus pada perencanaan kontinjensi dan redundansi, pembahasan keselamatan proses, serta gambaran prinsip manajemen operasi.
Hari 3
Faktor Keberhasilan Proyek Sumur
- Faktor keberhasilan proyek: sumber nilai, pengembangan keterampilan, serta faktor kunci keberhasilan proyek
- Faktor manusia dalam proyek sumur: peran penting faktor manusia dalam keberhasilan proyek dan pengelolaan risiko, mencakup:Kesadaran situasional
Pengambilan keputusan
Kompetensi
Ketelitian dalam bekerja (“meluangkan waktu untuk melakukan dengan benar”)
Manajemen perubahan
Komunikasi
- Latihan akhir: membangun dasar untuk penerapan berkelanjutan prinsip manajemen proyek dan risiko pada proyek selanjutnya
Pada hari terakhir, peserta akan mempelajari bagaimana mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan pengeboran berdasarkan perencanaan yang tepat dari hari-hari sebelumnya. Selain itu, juga akan dibahas elemen perbaikan berkelanjutan dalam proyek pengeboran.